Sulut Inflasi Lagi Ini Empat Fenomena Uniknya

Kepala BPS Sulut Agus Sudibyo (kanan) didampingi Karo Ekonomi Sulut Reza Dotulung pada Berita Resmi Statistik di Kantor BPS Sulut siang tadi.

MANADO, 1 APRIL 2026 – Inflasi kembali terjadi di Sulawesi Utara (Sulut) pada Maret 2026 ini mencapai 0,25% untuk month to month (mtm), atau bulan ke bulan.

 

Bacaan Lainnya

Menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut, Agus Sudibyo ada empat fenomena yang membuat inflasi ini terjadi. Pertama kenaikan harga cabai dan bawang merah dimana ini disebabkan oleh adanya permintaan terus meningkat selama bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri.

 

Kedua kenaikkan harga angkutan udara, dimana pada Bulan Maret 2026 tarif angkutan udara sempat mengalami penurunan dikarenakan adanya stimulus dari pemerintah, namun mendekati lebaran tarif angkutan udara mengalami peningkatan kembali akibat tingginya permintaaan.

Baca juga  Demi Dukung Program 3 Juta Rumah OJK Ubah Kebijakan SLIK

 

ketiga, kenaikan harga ikan dimana harga komoditas ikan cakalang, ikan sisik dan ikan malalugis, ikan sorihi mengalami kenaikan pada Bulan Maret 2026 karena cuaca, buruk sehingga stok sedikit sementara permintaan meningkat selama bulan Ramadhan.

 

Keempat penurunan harga tomat dan daun bawang karena, melimpahnya stok akibat musim panen di daerah sentra produksi seperti Modoinding dan Minahasa. “Ini sangat menarik dengan adanya empat fenomena ini. Walau begitu inflasi yang terjadi ini lebih rendah dibanding nasional yang mencapai 0,41%. Bisa disebut ini sinyal baik,” kata Sudibyo didampingi Kepala Biro Ekonomi Pemerintah Provinsi Sulut, Reza Dotulung di Kantor BPS Sulut siang tadi. (gracey)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *