40 Ribu Pekerja Sosial Keagamaan di Sulut dapatkan Perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan

MANADO — Program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut), untuk melindungi para pekerja sosial keagamaan (Perkasa) terus dijalankan.

Sejak tahun 2018, program yang digagas oleh Gubernur Defenitif Olly Dondokambey, bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK tahun bertambah sebanyak 40 ribu perkasa. “Tahun 2020 ini bertambah 40 ribu, jadi totalnya kini sudah mencapai 111 ribi perkasa yang diikuti oleh enam golongan agama,” kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manado, Hendrayanto pagi tadi saat penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis pagi tadi di Four Point Hotel, Manado. Dia juga menyebut, bahwa program perkasa ini pada 2018 lalu telah mengukir rekor Muri dengan jumlah awal 35 ribu pekerja.

Bacaan Lainnya
Baca juga  Sulut Harus Bebas Narkoba VAP Ajak Generasi Muda Fokus Membangun

“Dan ini, satu satu satunya program daerah yang bekerja sama dengan kami, dan dimenjadi program sosial terbesar dam satu satunya di Indonesia,” terang Hendrayanto sambil menambahkan, Sulut kini juga pemegang Rekor Dunia Muri satu satunya di dunia karena memiliki program perkasa. Hadir dalam kegiatan ini adalah pewakilan perkasa se Sulut, Kadis Tenaga Kerja dan transmigrasi Sulut, Erny Tumundo dan para undangan. (graceywakary)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *