KEMA — Perputaran ekonomi kerakyatan di pasar tradisional menjadi bagian yang tidak lepas dari kebijakan yang akan diambil oleh calon bupati Minahasa utara (Minut), Shintia Gelly Rumumpe (SGR) dan calon wakil bupati Netty Agnes Pantow (NAP).
Tidak mengherankan, keduanya sering berkunjung ke pasar dan bertemu langsung dengan pedagang, selain berbelanja kebutuhan dapur. Pagi tadi, SGR kembali terlihat berkunjung ke Pasar Sukur dan Pasar Kema sambil berbelanja serta mendengar masukan para pedagang. “Masukkan mereka sebagai pedagang harus kita dengar, karena mereka penggerak ekonomi kita. Jadi saya juga wajib untuk berkunjung kesini,” tutur SGR, sembari mengingatkan para pedagang untuk mematuhi protokol kesehatan Covid –19.
Para pedagang kedua pasar ini sendiri, terlihat antusias dan senang bisa bertemu langsung calon pemimpin mereka. “Selain membeli dagangan, SGR juga meminta pendapat kami tentang harga barang barang kebutuhan harian penyebab inflasi,” kata salah pedagang Sukur, Jemmy Melkisedekh. (graceywakary)





