Jadi Klaster Covid di Sangihe Manajemen Megaria Dikecam

TAHUNA, 22 JUNI 2021 — Manajemen Megaria Supermarket Tahuna, mendapat kecaman keras, karena dianggap lalai melakukan pengawasan dan kepatuhan dalam menjalankan protokol Covid –19 di kawasan mereka, hingga menyebabkan hadirnya klaster baru di kabupaten ini.

Tidak tanggung tanggung, kecaman ini juga menyebut kan kawasan belanja terbesar di Tahuna ini, wajib menjalani proses hukum karena lalai. “Manajemen sudah tahu bahwa sudah ada karyawannya yang positif Covid-19 sejak 17 Juni lalu. Dan, ini juga ditegaskan lagi melalui pernyataan satuan tugas. Namun, pihak manajemen Megaria Super Market tetap membuka secara umum aktifitas jual beli pada Jumat 18Juni 2021. Dan imbas kelalaian Manajemen Megaria Super Market dampaknya terjadi sekarang,” ungkap Ketua Tim Investigasi Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPN RI) Darwis Saselah pada MANADONES siang tadi.

Bacaan Lainnya
Baca juga  Lima WNA Terciduk Operasi Timpora Sangihe

Dia pun berharap warga sekitar waspada, terutama warga yang sempat melakukan kunjungan ke supermarket ini di periode pekan lalu. “Jika merasa kurang sehat dan gejala Covid-19, segera periksa ke RS,” tambahnya.

Terpisah Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid 19 Sangihe dr Joppy Thungari ketika dihubungi sejumlah awak media menyatakan dari 42 karyawan Megaria Supermarket yang dilakukan Swab pada Sabtu 19 Juni 2021 lalu, 39 karyawan dinyatakan positif terpapar virus corona. “Jadi, ini merupakan klaster baru, pihak Laboratorium Provinsi Sulawesi Utara sudah memberikan informasi, agar segera diambil tindakan. (Ryansengala)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *