Kepala KPw BI Sulut Bangga Bisa Panen Satu Ton Cabai Milik Poktan Misu Talaud

sekda MANADO, 11 JUNI 2024 – Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Sulawesi utara (Sulut), Andry Prasmuko, akhir pekan kemarin melakukan  panen perdana cabai rawit, milik kelompok tani (Pokta) Misu yang ada di Kecamatan Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud.

 

Bacaan Lainnya

Panen perdana ini, dilakukan di area perkebunan seluas 0,3 Ha yang memiliki 2.500 pohon cabai rawit. “Panen cabai kali ini luar biasa, karena para petani nya bukanlah petani kebanyakan yang memiliki tanah sangat subur, namun di tengah kekurangan tersebut, mereka berhasil, ini dibuktikan dengan panen yang dilakukan kini,” kata Andry dihadapan para anggota kelompok tani. Diuraikan oleh Andry, area tanam milik Poktan Misu bercampur dengan karang atau disebut unsur haranya tidak terlalu bagus, dan ini ditemui disemua kawasan pertanian dan perkebunan di Talaud. “Menurut keterangan dari Sekretaris Daerah Talaud, Yohanis Kamagi, tanah di Kabupaten Kepulauan Talaud, dasarnya adalah karang. Tetapi ini luar biasa karena tanah tidak terlalu bagus tapi masih bisa menghasilkan. Ini juga bentuk sinergitas BI dan PemkabTalaud untuk menjaga ketahanan pangan,” jelasnya.

Baca juga  Ekonomi Sulut 2025 Mampu Tumbuh di 5,3%–6,2% BI Tetap Optimistis Tatap 2026

 

Andry juga berharap, pendampingan pada poktan pertanian teruma cabai rawit yang ada di Talaud terus dilakukan, dengan produksi secara mandiri. “Maka hasil para petani cabai rawit bisa memenuhi kebutuhan di tingkat lokal, dengan harga lebih kompetitif, tidak bergejolak dan dimainkan spekulan,” tambahnya. Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Talaud, Dirman Gumolung, saat ini ada puluhan poktan yang juga menanam cabe rawit, walau dengan vaietas lokal. “Ini yang membuat kebutuhan cabai rawit di Talaud bisa dipenuhi hingga 90 persen,” ungkapnya.

 

Kehadiran BI KPw Sulut yang dipimpin Andry, disambut positif oleh Sekda Kamagi yang juga berharap adanya dukung dari BI seperti dukungan bantuan teknologi, seperti traktor, pompa air maupun pupuk. “Siapa tahu, kebutuhan para petani kami bisa difasilitasi oleh BI,” tambahnya. Poktan Misu sendiri adalah poktan yang telah berdiri sejak 2011 lalu.(graceywakary)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *