MANADO, 12 JULI 2026 — Sebanyak 57 mahasiswa Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, 21 dosen, secara resmi mengikuti Karya Bakti Skala Besar Tahun 2026, bersama 212 prajurit Kodam XIII/Merdeka
Kegiatan yang memprioritaskan gerakan pembangunan, dengan berkolaborasi bersama Aparat Pertahanan TNI AD Kodam XIII/Merdeka dan perguruan tinggi (PT) Unsrat ini digelar di kawasan terluar Indonesia yang ada Sulawesi utara (Sulut) yaitu Kabupaten Sangihe dan Kabupaten Talaud.
Dalam prosesi pelepasan pasukan dan rombongan akademisi ini dipimpin langsung oleh Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P., di Pelabuhan Samudera Bitung, Sabtu pagi tadi menegaskan bahwa seluruh personel yang diberangkatkan mengemban tugas negara untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat perbatasan.
“Hari ini Saudara bukan sekadar berangkat menuju lokasi penugasan, tetapi membawa amanah negara. Saudara membawa nama baik TNI, Kodam XIII/Merdeka, Universitas Sam Ratulangi, sekaligus membawa harapan masyarakat yang ingin daerahnya semakin maju,” ujar Pangdam.
Pangdam juga meminta pada mahasiswa agar memanfaatkan momen ini sebagai sarana belajar langsung di lapangan untuk membentuk karakter kepemimpinan, menumbuhkan nasionalisme, dan mengasah kepedulian sosial. Sementara kepada para prajurit, ia menekankan pentingnya menjaga disiplin, menghormati adat budaya setempat, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Keterlibatan civitas akademika ini disambut positif oleh peserta. Mauren Astari, dari FMIPA Unsrat mengaku perjalanannya sebagai mahasiswa dan menjadi bagian dari aksi membangun negeri ini merupakan sebuah kebangaan pribadi serta akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan dalam mengimplementasikan ilmu yang didapatnya selama kuliah. (gracey)






