MANADO, 11 AGUSTUS 2026 — Mayoritas wilayah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) saat ini sedang mengalami periode hari tanpa hujan (HTH) yang signifikan.
Ini didasarkan pada data pemutakhiran oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sulut yang dikeluarkan siang tadi. Dimana, per 11 Agustus 2026 yang dihimpun dari stasiun pos hujan kerja sama di seluruh wilayah Sulut, sebagian besar daerah mulai memasuki kriteria kering menengah hingga sangat panjang.
Dari hasil monitoring HTH, sebanyak 70 lokasi di Sulawesi Utara terpantau mengalami hari tanpa hujan dengan kriteria Menengah (11–20 hari). Tak hanya itu, kondisi yang lebih kering tercatat di 56 lokasi yang berada dalam kriteria Sangat Panjang (31–60 hari), serta 2 lokasi dalam kriteria Panjang (21–30 hari).
Sementara itu, wilayah dengan HTH kriteria Sangat Pendek (1–5 hari) hanya tercatat di 3 lokasi, dan hanya 1 lokasi yang masih terpantau mengalami hujan hingga masa pemutakhiran data.
Pada Dasarian I bulan Agustus 2026 (1–10 Agustus), akumulasi curah hujan di wilayah Sulawesi Utara berada pada kategori Rendah hingga Menengah. Curah hujan tertinggi pada periode ini tercatat di Pos Hujan KC Tomini, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, dengan nilai curah hujan mencapai 110 mm.
Memasuki Dasarian II Agustus 2026, analisis prediksi hujan probabilistik menunjukkan peluang terjadinya hujan di Sulut sangat tipis. Peluang Hujan Rendah (≤50 mm/dasarian): Sangat mendominasi dengan tingkat probabilitas di atas 90% (>90%). Peluang Hujan Menengah, Tinggi, hingga Sangat Tinggi (>50 mm/dasarian): Seluruhnya berada pada kisaran rendah, yaitu di bawah 10% (<10%).
Selaras dengan data tersebut, prediksi hujan deterministik mengindikasikan bahwa potensi cuaca kering ini diperkirakan berlangsung cukup lama. Mulai dari Dasarian II Agustus hingga Dasarian II September 2026, secara umum seluruh wilayah Sulawesi Utara berpeluang hanya menerima curah hujan dengan kriteria Rendah (0–50 mm/dasarian).
Masyarakat dan instansi terkait, khususnya di sektor pertanian dan pengelolaan sumber daya air, diimbau untuk mengantisipasi dampak dari meluasnya hari tanpa hujan di wilayah Sulawesi Utara dalam beberapa pekan ke depan. (graceywakary)





