Penggunaan QRIS dan BI-FAST Melesat Pada Agustus 2026

MANADO, 27 SEPTEMBER 2026 — Bank Indonesia (BI) mencatat lonjakan signifikan pada efektivitas kebijakan digitalisasi ekonomi nasional.

 

Bacaan Lainnya

Hingga Agustus 2026, transaksi ekonomi dan keuangan digital (EKD) tumbuh sebesar 40,36% secara tahunan (year-on-year/yoy) dengan total volume mencapai 6,11 miliar transaksi. Pertumbuhan pesat ini ditopang oleh perluasan ekosistem pembayaran non-tunai, di mana pengguna QRIS telah menembus 69,32 juta jiwa dengan jangkauan merchant mencapai 47,11 juta pelaku usaha.

 

Sementara pada infrastruktur pembayaran ritel, transaksi BI-FAST mencatatkan volume 549 juta transaksi dengan total nilai mencapai Rp1.346 triliun. Dalam siaran pers yang diterima MANADONES, Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, menegaskan pentingnya akselerasi transformasi digital di tengah ketidakpastian pasar keuangan global dan risiko ancaman siber yang semakin kompleks.

Baca juga  BEI Hentikan Sementara Perdagangan Saham Akibat IHSG Turun 5 Persen

 

“FEKDI x IFSE 2026 menjadi wujud nyata sinergi untuk mengakselerasi ekonomi dan keuangan digital melalui kebijakan yang berdampak, inklusif, dan terintegrasi. Transformasi digital harus mampu meningkatkan produktivitas, memperkuat daya saing, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Destry saat pembukaan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) x Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (24/9) lalu.

 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menambahkan bahwa ekonomi digital Indonesia saat ini merupakan yang terbesar di Asia Tenggara. Nilai ekonomi digital Indonesia mendekati USD 100 miliar pada 2025 dan diproyeksikan melonjak hingga USD 180–340 miliar pada tahun 2030.

Baca juga  Program D4 Spesialisasi Energi Terbarukan Kerja Sama Dirjen Pendidikan Vokasi RI – Pemerintah Swiss Resmi Diluncurkan

 

Untuk menjaga momentum pertumbuhan tersebut, BI bekerja sama dengan OJK, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, ASPI, dan AFTECH terus memperkuat sinergi interkoneksi sistem pembayaran nasional serta mendukung pengembangan talenta digital berdaya saing global. (gracey wakary)

 

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *