Tawaang Minahasa Marakkan Dies Natalis ke-61 FIB Unsrat

Dekan Prof. Golda Juliet Tulung, S.S, M.A., Ph.D, menggunaan Tanaman Tawaang saat melantik lulusan FIB Unsrat sebagai IKA FIB Unsrat siang tadi.

MANADO, 10 JUNI 2026 — Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, menggelar puncak perayaan Dies Natalis ke-61 nya, dengan mempertontnkan kekayaan budaya di Nyiur melambai.

 

Bacaan Lainnya

Ini terlihat dalam ajang yang digelar di Aula FIB Unsrat di Manado. Pagelaran seni dan budaya suku-suku di Sulawesi Utara, terlihat langsung mulai dari penggunaan pakaian adat dari para pimpinan fakultas unggulan ini hingga tari tarian sakral milik suku suku di Sulut turut menyemarakkan kegiatan ini.

Baca juga  Mendikti Saintek Ajak Maba Polimdo jadi Agen Perubahan Menuju Indonesia Emas 2045

 

Tidak ketinggalan saat pelantikan Badan Pengurus Ikatan Alumni (IKA) FIB Unsrat periode 2026–2030, prosesi pelantikan pengurus alumni berlangsung dengan mengusung tradisi lokal dari Minahasa yakni menggunakan daun tawaang sebagai bagian dari ikrar sumpah untuk menjaga marwah para alumni  FIB Unsrat.

 

“Sebuah kehormatan bisa hadir disini dan bangga menjadi bagian IKA FIB Unsrat,” ungkap Febry Loho yang menjadi pengurus IKA FIB Unsrat periode 2026–2030. Selain ritual tersebut, suasana perayaan kian semarak lewat suguhan tari-tarian adat khas Bolaang Mongondow yang dibawakan oleh mahasiswa, serta beragam bahasan daerah juga ikut diperdengarkan pada ajang prestisius ini.

 

Pimpinan FIB Unsrat, Dekan Prof. Golda Juliet Tulung, S.S, M.A., Ph.D. menyampaikan bahwa seluruh rangkaian acara ini merupakan wujud kolaborasi erat antara mahasiswa, pimpinan fakultas, dan para alumni dalam melestarikan kearifan lokal. “Semarak Dies Natalis ini memang menggunakan budaya yang ada di Sulut,” ujarnya didampingi Wakil Dekan III FIB  Dr. Ivan Kaunang.

Baca juga  BRI Region 16 Manado Optimistis Tuntaskan Penyaluran KUR 2026

 

Pagelaran seni tradisional ini sekaligus menegaskan komitmen FIB Unsrat sebagai garda terdepan pemajuan serta pelestarian keberagaman budaya daerah di Sulawesi Utara. (gracey wakary)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *