MANADO, 10 AGUSTUS 2026 — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan rebound signifikan sepanjang Juli 2026. Berdasarkan data RDKB OJK, IHSG ditutup di level 6.236,13 atau melonjak 10,51 persen secara month-to-month (mtm), meski secara year-to-date (ytd) masih terkoreksi 27,88 persen.
Diurai Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi dalam Konferensi Pers Hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Juli 2026, belum lama ini. Penguatan IHSG sejalan dengan meredanya tekanan jual oleh investor asing. Pada Juli 2026, pasar saham domestik membukukan net buy asing sebesar Rp1,62 triliun, berbalik arah dari posisi Juni 2026 yang mencatatkan net sell jumbo hingga Rp19,63 triliun.
“Ini menandakan likuiditas pasar modal turut menunjukkan pemulihan,” dalam agenda yang digelar secara daring. Rata-rata bid-ask spread menyempit menjadi 1,33 persen dibanding bulan sebelumnya sebesar 1,75 persen. Adapun Rata-rata Nilai Transaksi Harian (RNTH) tercatat sebesar Rp14,31 triliun pada bulan laporan.
Di pasar obligasi, ketertarikan investor asing terhadap Surat Berharga Negara (SBN) tetap positif dengan catatan net buy sebesar Rp6,39 triliun secara mtd. Sementara itu, total Asset Under Management (AUM) industri pengelolaan investasi melonjak menjadi Rp1.025,12 triliun, tumbuh 2,08 persen mtd





