Sektor Jasa Keuangan Indonesia Masih Stabil di Tengah Gejolak Global

MANADO, 7 NOVEMBER 2026 – Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menilai Sektor Jasa Keuangan (SJK) nasional tetap berada dalam kondisi stabil.

 

Bacaan Lainnya

Padahal Indonesia juga mendapat tekanan inflasi global, ekspektasi tren suku bunga tinggi yang diperkirakan bertahan hingga 2027, serta eskalasi konflik geopolitik dunia, dan mampu bertahan. Ini terungkap dalam Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK yang digelar pada 28 Oktober 2026 lalu.

 

“Dinamika inflasi global masih dipengaruhi kenaikan harga energi seiring eskalasi konflik geopolitik. Kenaikan inflasi mendorong bank sentral global melanjutkan pengetatan moneter, dengan kecenderungan suku bunga kebijakan berlanjut di level tinggi hingga 2027,” ujar Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, dalam siaran pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 28 Oktober 2026 lalu.

Baca juga  Kenikmatan Rasa Tutup Gelaran Wisata Kuliner Ramadhan BI Megamas

 

Meskipun instabilitas politik dan sentimen risk-off membayangi pasar keuangan global, fundamental ekonomi domestik Indonesia masih menunjukkan performa positif. Pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan III 2026 tercatat berada di level 5,47 persen year-on-year (yoy), didukung ekspansi positif di seluruh sektor lapangan usaha.

 

Kinerja sektor manufaktur juga mengalami penguatan pesat, ditunjukkan oleh indeks PMI Manufaktur Oktober 2026 yang menembus level 54—angka tertinggi sejak Maret 2024. Dari sisi konsumsi, penjualan kendaraan bermotor masih tumbuh solid berkat dorongan permintaan mobil listrik, sementara neraca perdagangan Indonesia konsisten mencatatkan surplus. (gracey)

 

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *