TAHUNA — Sebanyak 35 warga, yang mewakili kecamatan se Kabupaten Sangihe dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI -P), mendapatkan pelatihan untuk persiapan pada tahapan pilkada yang puncaknya pada 9 Desember mendatang.
“Tujuan kegiatan ini, adalah untuk peningkatan kualitas dari pemateri atau pelatih saksi yang nantinya akan dan membekali para saksi kami, dalam pemungutan serta pengamanan data pilgub Desember mendatang,” jelas Ketua DPC PDIP Sangihe, Hironimus Rompas Makagansa (HRM), pada sejumlah awak media ketika di wawancarai siang tadi, seusai pembukaan kegiatan ini. Mantan orang nomor satu di kabupaten ini kemudian menjelaskan bahwa Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) PDIP di Kabupaten Sangihe inilah yang melatih agar saksi jeli dan paham dengan tanggungjawab yang mereka emban pada Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut mendatang. “Kerja partai seperti penggalangan pemilih hingga menghimpun suara atau dukungan, bisa mubasir atau sia sia tanpa keberadaan saksi yang solid terutama dalam tiap tingkatan. Sebab saksi adalah, kunci kemenangan kita dalam hal pengamanan dan pengawasan suara,” ungkapnya. “Nantinya 35 orang pelatih saksi ini, yang akan melatih para saksi di tps yang ada,” tambah HRM.
Seperti yang kita ketahui bahwa PDIP mengusung Olly dondokambey-steven kandou(ODSK) paslon nomor urut 3, sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur. Khusus, untuk target kemenangan ODSK di Sangihe, Sekretaris PDI -P Sangihe, Ferdy Sondakh menyatakan 75% kemenangan ODSK di Sangihe, dengan mengandalkan jumlah total kepengurusan partai yang mencapai angka 5.800 orang. (ryansengala)





