Alelo Sempat Patah Hati, 814 Wisudawan Polimdo Diingatkan untuk Santun Bermedsos

Direktur Polimdo Dra Mareyke Alelo MBA saat memberikan sambutan pada 814 wisudawan Polimdo siang tadi.

MANADO, 27 OKTOBER 2026 – Dalam gelaran Sidang Terbuka Senat Wisuda Gelombang II, untuk Program Diploma III dan Sarjana Terapan Tahun Akademik 2025/2026, siang tadi  Direktur Politeknik Negeri Manado (Polimdo) Dra Mareyke Alelo MBA memberikan anjuran penting.

 

Bacaan Lainnya

Dihadapan 814 wisudawan Polimdo, Alelo kembal mengingatkan pentingnya untuk “Bijak dalam bermedia sosial,”. Ini ditegaskannya, karena sebagai pimpinan tertinggi di Polimdo, dirinya sempat mengalami patah hati yang mendalam saat mendampingi beberapa wisudawan terbaik Polimdo menjadi calon pemegang posisi kunci di perusahaan terbesar teknlogi dari luar negeri.

 

“Beberapa waktu lalu, saya sebagai pimpinan Polimdo sangat bangga, saat mengetahui adanya lulusan Polimdo yang dilirk perusahaan teknologi dari luar negeri. Saya pun mendampinginya, hingga dia lulus ke tes final yang akan menjadi kunci untuk dirinya bisa lulus, bukan hanya sebagai pegawai biasa saja, tapi masuk jajaran manajemen perusahaan. Lulusan tersebut adalah mantan mahasiswa yang baik dan santun saat di kampus,” ungkap Alelo saat memberikan sambutan di ajang yang digelar di Auditorium Prof Tenda Polimdo, Manado.

Baca juga  Indah Permatasari Terapkan Aturan Sendiri dalam Mengasuh anak

 

Namun, alangkah terkejutnya Alelo kemudian mendapatkan informasi bahwa sang lulusan ternyata tidak lolos pada wawancara final. “Patah hatilah saya. Ini karena saya sangat menyakini kemampuan anak lulusan ini diatas rata rata. Saya bertanya tanya apa penyebabnya, nilai akademik bagus, wawancara awal sangat baik dan santun, ini karena saya mendampinginya. Saya terus mencari tahu, tapi tidak serta merta mendapatkan informasi penyebanya. Karena memang rahasia,” kata Alelo lagi.

 

Akhirnya, beberapa pekan kemudian, dia mendapatkan informasi penyebab kegagalan sang lulusan yang didampinginya. Faktor yang akhirnya tak meloloskan, adalah para pewawancara  final menemukan hal yang kurang menarik dalam media sosial sang lulusan tersebut.

Baca juga  Situasi HAM di Indonesia tidak Baik-baik Saja

 

“Mereka menyebut, dalam media sosial sang lulusan kerap menyebarkan fotonya bersama botol minuman, dan aksi kumpul kumpul dengan teman temannya dengan tampilan yang jauh dari menarik alias kumpulan pemabuk. Ini mungkin hanya foto, bisa jadi lulusan kita bukanlah pemabuk, tapi dalam dunia kerja saat ini, media sosial juga diperhitungkan dalam penilaian saat bekerja. Jadi mari bijaklah bermedia sosial, apalagi para lulusan Polimdo terkini,” ajaknya, yang langsung mendapat aplaus penjang para lulusan.

 

Salah satu wisudawan usai kegiatan ini, mengaku sangat terkejut dengan penyampaian Alelo tentang media sosial, untuk itu dirinya kini mengaku akan lebih selektif lagi dalam menggungah kegiatannya sehari hari. “Kini saya makin waspada, karena apa yang disampaikan Bu Direktur itu pasti baik bagi kami,” kata Saskia Alibasa pada MANADONES. (gracey wakary)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Manadones di saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *