MANADO, 30 OKTOBER 2026 — Kinerja terbaik kembali dibukukan oleh PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison/IOH, IDX: ISAT), di sepanjang sembilan pertama di tahun 2026 ini.
Tidak tanggung tanggung, IOH berhasil membukukan kenaikan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 37,2% secara year-on-year (YoY) menjadi Rp4,9 triliun. Dalam siaran pers yang diterima MANADONES dijelaskan pertumbuhan laba tersebut ditopang oleh kenaikan pendapatan Perusahaan yang tumbuh 11% YoY mencapai Rp45,8 triliun.
Selain itu, EBITDA Indosat tercatat tumbuh kuat hingga menyentuh Rp21,1 triliun, memperkokoh posisi IOH sebagai salah satu perusahaan telekomunikasi dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara. “Bisnis inti telekomunikasi yang kuat merupakan fondasi utama transformasi kami. Fokus kami tetap pada peningkatan pengalaman pelanggan, penguatan monetisasi, serta mengoptimalkan investasi pada jaringan dan spektrum,” ujar President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha dalam siaran pers yang diterima MANADONES.
Dia juga menambahkan peningkatan kinerja bisnis inti ini terdorong oleh penerapan strategi AI hyper-personalization berbasis data. Hasilnya, Average Revenue Per User (ARPU) seluler gabungan naik 16,5% YoY menjadi Rp46.000, seiring lonjakan trafik data sebesar 16,0% yang mencapai 14.829 petabyte. (gracey wakary)






