MANADO, 18 SEPTEMBER 2026 — PT Pegadaian (Persero) kembali membuktikan keandalan operasionalnya dengan meraih sertifikasi internasional ISO 22301:2019 untuk Business Continuity Management System (BCMS) dari British Standards Institution (BSI).
Sertifikasi ini, menjadi pengakuan atas kemampuan Pegadaian dalam menjaga keberlangsungan layanan usaha, khususnya penyaluran pinjaman berbasis gadai, di tengah potensi gangguan maupun kondisi krisis. Dalam siaran pers yang diterima MANADONES belum lama ini, Sekretaris Perusahaan PT Pegadaian, Dwi Hadi Atmaka, mengungkapkan bahwa sertifikasi BCMS dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan sebagai komitmen perusahaan untuk membangun sistem operasional yang tangguh.
“Sertifikasi ISO 22301:2019 ini merupakan bentuk pengakuan dari lembaga independen berstandar internasional sekaligus wujud nyata komitmen Pegadaian untuk membangun sistem operasional yang tangguh dan andal. Melalui penerapan BCMS, kami memastikan masyarakat tetap dapat mengakses layanan gadai dengan cepat dan aman dalam situasi paling kritis sekalipun,” ujar Dwi.
Pengujian dan audit sertifikasi ISO 22301:2019 ini dilaksanakan di lima Kantor Wilayah (Kanwil) Pegadaian, yakni Kanwil II Pekanbaru, Kanwil IV Balikpapan, Kanwil V Manado, Kanwil VII Denpasar, dan Kanwil X Bandung. Berdasarkan hasil audit BSI, seluruh wilayah tersebut resmi dinyatakan Certified.
Dwi menambahkan, keberhasilan ini memperkuat rekam jejak Pegadaian yang telah hadir sejak 1901 dalam merespons berbagai dinamika ekonomi, krisis, hingga pandemi. Selain menjaga kesinambungan transaksi, penerapan standar internasional ini juga memastikan keamanan aset masyarakat yang dititipkan serta mendukung peran Pegadaian sebagai penyedia layanan bulion terbesar dalam ekosistem emas nasional. (gracey)






